Kisah Yuli, seorang Wanita Sarjana S1 yang Hampir Gila Karena Dibutakan Cinta! Bukan Karena Ditolak Atau Kekasihnya Selingkuh, Ternyata Alasannya Bikin Miris…

Posted on
Ustadz lalu mengernyitkan dahinya, curahan hati Yuli serasa menohok ulu hatinya. Ia berbisik dalam hati, “Aku tidak lebih beruntung darimu, Yuli. Aku pernah mencintai seseorang, tetapi belum sampai tangan ini hendak meraihnya, cintaku ia tolak mentah-mentah. Kau masih sempat diperjuangkannya, Yuli, hanya saja terkadang takdir memang ganas melindas harapan. Membuat kita menjadi menganga-ngaga harus menerima realita. Cinta memang tidak selalu berakhir bahagia, terkadang jika kita terlalu menghamba pada cinta manusia, kita lupa akan cinta yang hakiki, cinta pada-Nya, hingga Dia menimpakan pedihnya ditinggal cinta, agar harapan itu kembali ditumpukan kepada-Nya.Agak lama Sang Ustadz menghabiskan waktu untuk menasihati Yuli agar ia lebih kuat menata kembali kepingan-kepingan hatinya. Perkara patah hati memang tak pernah mudah untuk diatasi.

Orangtua Yuli mengulum senyum, terharu, senang, dan luapan syukur terbit di wajah keduanya. Anak gadisnya telah kembali menjejak bumi. Berulang kali orangtua Yuli mengucapkan terimakasih pada Ustadz saat mengantar pulang. Sebelum ia meninggalkan rumahnya ia menasihati orangtua Yuli agar mencarikan jodoh yang dicintainya dan segera dinikahkan.

Segera setelah itu, orangtua Yuli menyelipkan amplop tebal di saku baju sang Ustadz dengan antusias. Uang. Uang tidak akan dapat membeli cinta sejati. Biarlah cintaku terantung di langit tinggi. Ada 73 bidadari surga yang menanti diri yang akan memperebutkan cinta sang mujahid yang syahid. “Aku ikhlas dengan cobaan di dunia ini karena jiwaku pun sesungguhnya terluka karena tak pernah berbalas cinta ini. Aku melihat arak-arak awan-gemawan sembari menutup pergumulan hati ini,” ujar Sang Ustadz dalam hati.

sumber: cerminan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *