Jangan Remehkan! Mulut Kering, Sariawan, Badan Pegal Linu? Ternyata Itu Adalah Tanda Bahwa Tubuhmu Sedang Terserang “Penyakit Bahaya” Ini!

Posted on

Tubuh kita terkadang menunjukkan gejala penyakit ringan, yang meskipun tidak termasuk gawat dan selang beberapa hari juga dapat sembuh, tetapi sebenarnya penting untuk ditelusuri kenapa semua gejala itu dapat terjadi! Hari ini mari kita sama-sama menganalisa penyakit-penyakit kecil di dalam tubuh ini. Sebenarnya tubuh kita sedang kekurangan apa.

1. Pergelangan kaki bengkak: kekurangan kalium (potasium)
Kalium (potasium) dapat menjaga keseimbangan air dalam tubuh dan adalah salah satu unsur yang membuat tekanan osmotik dalam tubuh menjadi stabil. Kekurangan kalium (potasium) terus menerus dapat membuat tubuh membengkak, terutama bagian pergelangan kaki akan terlihat lebih jelas.
Cara mengatasinya:
Mengkonsumsi pisang yang kaya akan kalium (potasium) seusai berolahraga dapat mencegah otot kejang. Mengkonsumsi sejumlah sayuran dan buah-buahan setiap hari juga dapat menambah kalium (potasium) bagi tubuh.

2. Lambung terasa tidak enak: kekurangan vitamin A
Vitamin A bukan hanya unsur penting untuk menjadi penjaga sang jendela hati yaitu mata, dia juga dengan natural membentuk lapisan yang melindungi saluran pernafasan dan lambung sehingga mencegah kuman atau zat lainnya yang hendak merusak tubuh. Oleh karena itu jika tubuh kekurangan vitamin A, selain tidak baik untuk mata, juga dapat timbul efek buruk pada saluran pernafasan dan lambung.
Cara mengatasinya:
Setiap hari mengkonsumsi wortel secukupnya, atau seminggu 1~2 kali mengkonsumsi lever hewan juga dapat menambah asupan vitamin A bagi tubuh.

3. Sariawan, radang pada sudut bibir (Angular cheilitis): kekurangan vitamin B2
Pada saat bibir mulai pecah-pecah, infeksi, kemudian sariawan, ini menunjukkan bahwa tubuh kekurangan vitamin B2 yang berfungsi memulihkan luka. Vitamin ini juga berperan penting dalam proses pertumbuhan kulit dan rambut. Sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin B2 tubuhmelalui makanan atau suplemen gizi.

Cara mengatasinya:
Minum 250cc susu setiap hari dapat menambah asupan vitamin ini pada tubuh. Selain itu, makanan lainnya yang kaya akan vitamin B2 adalah: jamur shitake, jamur kuping, kacang, wijen (sesame), kacang almond, dll.
4. Menurunnya indra perasa: kekurangan Zinc
Kekurangan Zinc menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh, hilangnya selera makan, pertumbuhan melambat, rambut rontok, melemahnya indra perasa, dll. Jika lidah sering terasa hambar, pemulihan luka melambat, maka ada kemungkinan tubuh sedang kekurangan Zinc atau seng (Zn).
Cara mengatasinya:
Mengkonsumsi daging sapi, kambing, dan daging merah lainnya yang kaya akan Zinc atau seng (Zn).

5. Mudah marah, emosi meledak-ledak: kekuranagan zat besi
Kekurangan zat besi selain dapat menyebabkan anemia, juga memungkinkan menjadi penyebab emosi labil, mudah marah. Zat besi adalah unsur penting dalam pembentukkan sel darah merah. Bagi para wanita yang mengalami kehilangan darah setiap bulannya, zat besi terlebih lagi penting. Tanpa zat besi, maka akan mudah timbul kondisi tidak ada semangat, emosi menurun atau sedih berlebihan.
Cara mengatasinya:
Aneka jenis daging merah, telur, kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau tua adalah sumber yang kaya akan zat besi. Jangan lupa untuk juga mengkonsumsi vitamin C karena dapat memperlancar penyerapan zat besi oleh tubuh.

6. Seluruh badan terasa pegal linu: kekurangan vitamin D
Vitamin D adalah zat yang membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Bagi orang yang jarang berjemur sinar matahari atau kekurangan vitamin D, maka akan lebih mudah mengidap penyakit nyeri kronis. Ditambah lagi vitamin D tidak dapat diproduksi oleh tubuh, oleh karena itu perlu sekali asupan dari luar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *