Setiap Luka yang Dia Goreskan Sudah Allah Lihat, dan Percayalah Allah Takkan Membiarkannya Begitu Saja

Posted on

Wanita, seringkali menjadi bahan percobaan cinta laki-laki yang sama sekali tak ada tanggung jawab. Tapi, apakah laki-laki itu sendiri yang bejad, atau wanitanya yang teralalu mudah dirayu?

Ntahlah, bila ditinjau dari keduanya maka yang salah adalah keduanya, mengapa? Karena sama-sama tak bertanggung jawab, sudah tahu ikatan belum pasti itu hal yang mengada-ngada tapi masih saja dicoba-coba.

Ingat, jangan coba-coba bila tentang perasaan, karena dalam dan tidaknya cinta yang mengakar bila berpisah akan sama-sama menyisakan luka.

Tapi untukmu yang terluka, terlebih bila posisimu sebagai wanita, sadarkanlah hatimu untuk sabar. Karena setiap luka yang dia goreskan sudah Allah lihat, dan percayalah Allah tidak akan membiarkannya begitu saja.

Tidak Usah Sibuk-Sibuk Membencinya, Cukup Tenangkan Saja Hatimu Dengan Rasa Sabar

Intinya, seberapa sakitnya kamu karena tingkah laki-laki yang menurutmu tak bertanggung jawab, maka tidak usah sibuk-sibuk membencinya, cukup tenangkan saja hatimu dengan rasa sabar.

Mungkin benar, melatih hati untuk belajar bersabar dan terus bersabar itu suatu hanl yang sangat sulit, tetapi percayalah disaat kamu mampu belajar dan belajar, maka semuanya akan mudah bagimu.

Tidak Usah Sibuk-Sibuk Menyumpah Sarapahi, Karena Pembalasannya Akan Setimpal Dengan Perbuatannya

Tidak usah sibuk-sibuk menyumpahi sarapahi, karena karmanya akan pula setimpah dengan perbuatannya.

Ingat, Tuhan itu maha adil, dan Allah itu maha sempurna dalam memberi pembalasan, serta yang namanya karma tidak akan lebih ringan, bila memang tidak sama maka akan lebih.

Tidak Usah Sibuk-Sibuk Mendoakan Keburukan Untuknya, Sebab Allah Lebih Tahu Pembalasan Apa Yang Pantas Untuknya

Tidak usah sibuk-sibuk mendoakan keburukan untuknya, tidak usah sibuk-sibuk mengkotori hatimu dengan umpatan yang sangat menyedihkan, dan tidak usah membuat hatimu sibuk dengan rasa dendam, sebab tuhan lebih tahu pembalasan apa yang pantas untuknya.

Cukupkan Saja Hatimu Dengan Rasa Ikhlas, Agar Sampai Kapanpun kamu Tidak Merasakan Benci Yang Mendalam

Cukupkan saja hatimu dengan rasa ikhlas, agar sampai kapanpun kamu tidak merasakan benci yang menadalam. Walau benar perasaan benci itu tak bisa dihindari ketika dikhianati.

Namun kita berkewajiban untuk menepisnya, agar hidup yang kita jalani tetap baik-baik saja dan berjalan dengan penuh makna..

Karena Bila Rasa Benci Yang Kamu Biarkan Dihati, Maka Sungguh Kamu Akan Merugi

Karena bila rasa benci yang kamu biarkan dihati tetap bersarang kokoh, maka sungguh kamu akan merugi dengan sangat.

Dan mungkin benar ketika kamu amarah, menyumpahi, dan mendoakan keburukan sebagian sesal seakan-akan telah punah, tapi sayangnya didepan tuhan kamu akan hina.

Source: Humairoh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *